RSUD dr. H. Moh. Anwar Publikasikan Capaian Indikator Mutu, Mayoritas Layanan Lampaui Target 90 Persen

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdekapost.co.id – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kembali mempublikasikan capaian indikator mutu pelayanan sebagai wujud transparansi sekaligus komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Publikasi tersebut mencakup capaian indikator mutu mulai Triwulan IV Tahun 2025 hingga Triwulan II Tahun 2026.

Pada Triwulan II Tahun 2026 (April–Juni), sejumlah indikator mutu nasional menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kepatuhan terhadap Clinical Pathway mencapai 93,28 persen, kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh sebesar 95,14 persen, serta kecepatan respons terhadap komplain mencapai 89,76 persen.

Sementara itu, pada indikator mutu prioritas rumah sakit, tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) tercatat 76,85 persen dengan rata-rata lama perawatan pasien (Average Length of Stay/ALOS) selama 5,32 hari. Di tingkat unit pelayanan, waktu tunggu obat racikan rata-rata 18,45 menit, obat nonracikan 26,32 menit, serta ketepatan jadwal operasi mencapai 92,67 persen.

Adapun pada Triwulan I Tahun 2026 (Januari–Maret), kepatuhan jam visite dokter spesialis mencapai 87,45 persen, waktu pelaporan hasil tes kritis laboratorium 93,62 persen, dan kepatuhan penggunaan Formularium Nasional sebesar 95,28 persen.

Pada periode yang sama, kepatuhan edukasi pasien mencapai 90,17 persen, kepatuhan hand hygiene 96,34 persen, ketepatan waktu pelaporan hasil 92,58 persen, serta angka spesimen laboratorium yang ditolak hanya 1,42 persen.

Sedangkan pada Triwulan IV Tahun 2025 (Oktober–Desember), waktu tanggap operasi seksio sesarea emergensi tercatat 84,21 persen, waktu tunggu rawat jalan 72,18 persen, dan angka penundaan operasi elektif hanya 4,37 persen. Selain itu, kepatuhan pengisian rekam medis mencapai 92,14 persen, waktu tunggu pelayanan farmasi 84,67 persen, kepatuhan identifikasi pasien 95,96 persen, serta angka kejadian pasien jatuh sebesar 1,23 persen.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa publikasi indikator mutu dilakukan secara berkala sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi instrumen evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Publikasi indikator mutu ini merupakan bentuk komitmen kami dalam membangun pelayanan kesehatan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Setiap indikator kami ukur dan evaluasi secara berkala agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan,” ujar dr. Erliyati, jum’at (17/07/2026).

Menurutnya, capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja sama seluruh unsur di lingkungan rumah sakit, mulai dari tenaga medis, perawat, tenaga penunjang hingga manajemen. Namun demikian, indikator yang belum mencapai target tetap menjadi perhatian untuk dilakukan perbaikan secara berkesinambungan.

“Capaian yang baik tentu menjadi motivasi bagi kami. Namun indikator yang belum optimal akan menjadi fokus pembenahan. Mutu pelayanan bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana seluruh petugas mampu menjalankan standar pelayanan secara konsisten sehingga pasien mendapatkan layanan yang cepat, tepat, aman, dan berkualitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, RSUD dr. H. Moh. Anwar akan terus memperkuat budaya mutu melalui monitoring dan evaluasi rutin, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan sistem pelayanan berbasis keselamatan pasien.

“Mutu pelayanan adalah proses yang harus terus ditingkatkan. Kami tidak akan berhenti berbenah agar kepercayaan masyarakat terhadap RSUD dr. H. Moh. Anwar semakin meningkat dan rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, serta sesuai standar nasional,” pungkas dr. Erliyati. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Zainury

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Dorong Kebersamaan Membangun Daerah
Lepas Kontingen POPDA Jatim 2026, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Prestasi
Kopi Gratis PC ISNU Sumenep Warnai Malam Puncak Hari Santri 2026
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
Pimpin Apel Hari Santri Nasional, Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Perkuat Dukungan bagi UMKM Madura
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri
Bupati Sumenep Lepas JJS Politik yang Diselenggarakan DPRD

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Dorong Kebersamaan Membangun Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim 2026, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Kopi Gratis PC ISNU Sumenep Warnai Malam Puncak Hari Santri 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pimpin Apel Hari Santri Nasional, Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN

Berita Terbaru