Merdekapost.co.id – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (19/10/2026), yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumenep.
Apel berlangsung dengan suasana khas santri. Para ASN mengenakan busana bernuansa santri sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati Hari Santri Nasional.
Pegawai laki-laki mengenakan sarung, baju muslim putih berlengan panjang, serta peci hitam. Sementara itu, pegawai perempuan memakai sarung bine’, baju kurung polos berwarna putih, dan kerudung atau burgu’ putih.
Dalam amanatnya, Imam Hasyim mengingatkan bahwa kedisiplinan tidak boleh sekadar menjadi formalitas atau dilakukan hanya ketika pimpinan melakukan pengawasan. Sebaliknya, setiap ASN harus memiliki kesadaran pribadi untuk menaati aturan dan melaksanakan tanggung jawab secara konsisten.
Menurutnya, disiplin harus tercermin dalam berbagai aspek pekerjaan, mulai dari ketepatan waktu masuk kantor, kepatuhan terhadap ketentuan berpakaian, hingga perilaku dan pelaksanaan tugas sesuai peraturan yang berlaku.
“ASN disiplin tidak boleh hanya muncul ketika ada pengawasan pimpinan atau inspeksi mendadak, tetapi aparatur harus memiliki kesadaran pribadi untuk menaati peraturan dan menjaga tanggung jawabnya sebagai abdi negara,” kata Imam Hasyim.
Ia menilai, kedisiplinan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan bertanggung jawab. Tanpa komitmen tersebut, pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak akan berjalan secara optimal.
Karena itu, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sumenep diharapkan terus meningkatkan kesadaran untuk bekerja secara tertib, profesional, serta berpedoman pada ketentuan perundang-undangan.
Selain mematuhi aturan, para aparatur juga diminta memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing agar setiap program pemerintahan dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Seluruh ASN berkomitmen disiplin dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, sehingga pelaksanaan program bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” terangnya.
Imam Hasyim juga menyoroti peran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membangun budaya kerja yang disiplin di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pimpinan OPD tidak cukup hanya melakukan pengawasan terhadap pegawai, tetapi juga harus menjadi teladan dalam menaati aturan, menjaga etos kerja, dan melaksanakan tanggung jawab.
Dengan keteladanan tersebut, ia berharap seluruh pegawai terdorong menerapkan kedisiplinan secara konsisten, bukan semata-mata karena adanya teguran atau pengawasan dari atasan.
“Yang jelas, pimpinan mampu mendorong seluruh pegawai untuk menerapkan prinsip kedisiplinan secara konsisten di lingkungan kerja masing-masing,” pungkasnya.(*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






