DLH Sumenep Gencarkan “Jum’at Bersih” Sebagai Implementasi Intruksi Presiden RI

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdekapost.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep semakin serius menggalakkan program “Jum’at Bersih” sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri. Program ini tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif yang melibatkan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.

Upaya ini selaras dengan semangat yang kerap disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk membudayakan hidup bersih melalui seruan “kurve, kurve, kurve bersih-bersih” dalam berbagai kesempatan. Seruan tersebut menjadi penguat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kesadaran kebersihan secara luas.

Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menjelaskan bahwa program Jum’at Bersih merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Sumenep yang dituangkan dalam surat edaran resmi. Melalui kebijakan tersebut, seluruh aparatur pemerintah diwajibkan berpartisipasi aktif dalam kegiatan bersih-bersih setiap hari Jumat.

“Jum’at Bersih ini dilaksanakan oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, terutama saat pelaksanaan work from home (WFH). Kami ingin memastikan bahwa meskipun bekerja dari rumah, ASN tetap berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat edaran kepada berbagai instansi, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Sumenep. Tujuannya adalah agar seluruh pihak dapat berperan aktif dan menjadikan kegiatan ini sebagai budaya bersama, bukan sekadar program sesaat.

Pelaksanaan Jum’at Bersih difokuskan pada wilayah perkotaan dengan sistem lokasi yang berpindah-pindah. Penentuan titik kegiatan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan, sehingga area yang dianggap membutuhkan penanganan lebih dapat menjadi prioritas. Dengan sistem ini, diharapkan seluruh sudut kota dapat tersentuh secara merata.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, gerakan ini juga diperluas hingga ke tingkat kecamatan. DLH Sumenep mendorong pemerintah kecamatan untuk mengambil peran aktif dengan menginstruksikan kegiatan serupa di wilayah masing-masing. Bahkan, ajakan tersebut dilanjutkan hingga ke tingkat desa agar dampak program semakin luas dan berkelanjutan.

“Kami juga mengajak pihak kecamatan untuk meneruskan instruksi ini kepada pemerintah desa. Harapannya, gerakan ini bisa menjadi kebiasaan bersama, dari tingkat kabupaten hingga desa,” tambah Anwar.

Selain melibatkan unsur pemerintahan, DLH Sumenep turut menggandeng berbagai organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan. Salah satu di antaranya adalah Gerakan Pemuda Ansor, serta organisasi lainnya yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk meningkatkan partisipasi publik sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan, DLH Sumenep juga menyediakan berbagai sarana dan prasarana penunjang, seperti alat kebersihan dan fasilitas pendukung lainnya. Hal ini dilakukan agar kegiatan Jum’at Bersih dapat berjalan efektif dan memberikan hasil yang optimal di lapangan.

Dengan semakin masifnya pelaksanaan program Jum’at Bersih, pemerintah berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat terus meningkat. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih dan indah, tetapi juga sehat dan nyaman untuk ditinggali oleh seluruh masyarakat Sumenep.

“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan,” tukasnya.(*)

Facebook Comments Box

Penulis : Zainury

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lima Tahun Konsisten Tekan Stunting, KEI Raih Apresiasi dari Bupati Sumenep
Bukan Abaikan Aturan, SPPG Rubaru 2 Ungkap Alasan Sajikan Nasi Goreng dalam Program MBG
Perkuat Konektivitas Kepulauan, Bupati Sumenep Koordinasi dengan Kemenhub
Akhmadi Yasid Klarifikasi Foto Viral: Dokumentasi 2014, Bukan Pernikahan Baru
BK DPRD Sumenep Tutup Mulut Terkait Foto Viral Ahmadi Yazid dengan Seorang Perempuan
Bupati Sumenep Kenakan Baju Adat Sulawesi Selatan, Tegaskan Pesan Persatuan dalam Keberagaman
Foto Viral Ahmadi Yazid Terus Mengemuka, Ketua PKB Sumenep Akan Panggil yang Bersangkutan
Direktur RSUD dan Kepala BPJS Kesehatan Sumenep Kompak Kenakan Busana Adat di Upacara Kemerdekaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Lima Tahun Konsisten Tekan Stunting, KEI Raih Apresiasi dari Bupati Sumenep

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Bukan Abaikan Aturan, SPPG Rubaru 2 Ungkap Alasan Sajikan Nasi Goreng dalam Program MBG

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Konektivitas Kepulauan, Bupati Sumenep Koordinasi dengan Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Akhmadi Yasid Klarifikasi Foto Viral: Dokumentasi 2014, Bukan Pernikahan Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:50 WIB

BK DPRD Sumenep Tutup Mulut Terkait Foto Viral Ahmadi Yazid dengan Seorang Perempuan

Berita Terbaru