Merdekapost.co.id – Kabupaten Sumenep dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Pasir U-17 Jawa Timur Tahun 2026. Kepercayaan tersebut disambut dengan penuh kebanggaan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai bukti kesiapan daerah dalam menyelenggarakan ajang olahraga berskala provinsi.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa penunjukan Sumenep sebagai lokasi pelaksanaan Kejurprov Voli Pasir U-17 merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya bagi atlet usia muda.
“Kami menyambut dengan penuh rasa bangga dan antusias atas kepercayaan dan kesempatan menjadi tempat pelaksanaan Kejurprov Voli Pasir U-17 ini,” ujar Bupati saat membuka Kejurprov di GOR A. Yani Pangligur, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan Kejurprov bukan sekadar agenda kompetisi tahunan, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan.
“Melalui kejuaraan ini, para atlet muda memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membangun karakter sebagai seorang olahragawan,” katanya.
Bupati menegaskan, Kejurprov Voli Pasir U-17 menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui persaingan yang sehat, sportif, dan kompetitif. Dari ajang ini diharapkan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bahkan Indonesia di berbagai kompetisi nasional maupun internasional.
Ia menilai pembinaan atlet sejak usia dini merupakan fondasi utama dalam menciptakan prestasi olahraga yang berkelanjutan. Karena itu, setiap peserta diharapkan memanfaatkan kejuaraan ini sebagai sarana belajar sekaligus mempererat persaudaraan antar-atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Saya berharap kejuaraan ini melahirkan atlet-atlet muda yang memiliki kualitas, mental juara, serta semangat pantang menyerah. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses pembinaan yang panjang, latihan yang disiplin, dan pengalaman bertanding,” ungkapnya.
Selain fokus pada pembinaan olahraga, Bupati juga menilai pelaksanaan Kejurprov memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, hingga pendukung dari berbagai daerah diyakini mampu menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, dan destinasi wisata di Kabupaten Sumenep.
“Setiap kegiatan olahraga berskala provinsi maupun nasional memiliki efek berganda bagi perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Bupati turut mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Kejurprov dengan menjaga kebersihan, menunjukkan keramahan kepada para tamu, serta menciptakan suasana yang nyaman selama kejuaraan berlangsung.
“Keberhasilan menjadi tuan rumah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBVSI Jawa Timur, Edy Swasono, mengatakan Kejurprov Voli Pasir U-17 Jawa Timur 2026 memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional.
“Juara satu dan juara dua di setiap kategori akan mewakili Pengprov PBVSI Jawa Timur pada Kejurnas Bola Voli Pantai U-17 di Palembang yang berlangsung pada 4 hingga 9 Agustus 2026,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026, Syamsiadi, menjelaskan bahwa pada kategori 2×2 diikuti 20 tim putra dan 10 tim putri. Sementara kategori 4×4 diikuti sembilan tim putra dan lima tim putri yang berasal dari sembilan kabupaten di Jawa Timur.
Ia berharap kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap memperkuat Jawa Timur pada berbagai kejuaraan tingkat nasional. (*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






