Dari Kantor ke Rumah Dinas Naik Becak, Gaya Unik Pemimpin Sumenep Hemat Energi

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdekpaost.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep semakin menegaskan komitmennya dalam mendorong efisiensi energi melalui penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan aparatur pemerintah dan BUMD. Upaya ini tidak hanya sebatas kebijakan di atas kertas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata para pemimpinnya.

Pada Rabu (08/04/2026), Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim memberikan contoh langsung dengan memilih becak sebagai sarana transportasi dari Kantor Bupati menuju rumah dinas. Aksi tersebut menjadi simbol ajakan kepada seluruh aparatur untuk mulai beralih ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Saya menggunakan becak untuk memberikan keteladanan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BLUD, Pegawai BUMD, Tenaga Alih Daya (Outsourcing) di lingkungan pemerintah, agar setiap Rabu beralih ke gaya hidup yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan,” ujar Bupati.

Kebijakan ini sejalan dengan penetapan hari Rabu sebagai hari penggunaan transportasi non-BBM. Pemerintah daerah mendorong ASN dan pegawai terkait, khususnya yang tinggal dalam radius lima kilometer dari tempat kerja, untuk ikut berpartisipasi aktif.

“Seluruh Aparatur Sipil Negara, Pegawai BLUD, Pegawai BUMD, Tenaga Alih Daya yang memiliki jarak tempat tinggal ke tempat kerja lima kilometer, wajib menyukseskan program hemat energi ini,” tegasnya.

Berbagai moda transportasi seperti berjalan kaki, bersepeda, kendaraan listrik, hingga becak dinilai sebagai solusi efektif dalam menghadapi tantangan energi. Selain menghemat biaya, langkah ini juga berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon dan peningkatan kualitas udara.

“ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dengan bukti semangat, untuk melakukan penghematan BBM di tengah kondisi global saat ini,” imbuhnya.

Kebijakan penghematan BBM tersebut telah dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 19 Tahun 2026 sebagai penyempurnaan dari aturan sebelumnya. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi berkala guna memastikan kebijakan berjalan efektif.

“Kami pasti melakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kedisiplinan ASN dalam menjalankan SE tentang penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), sehingga seluruh pimpinan perangkat daerah harus melakukan pengawasan kepada jajarannya,” pungkas Bupati.(*)

Facebook Comments Box

Penulis : Zainury

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Dorong Kebersamaan Membangun Daerah
Haul Raja-Raja Madura, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur
Lepas Kontingen POPDA Jatim 2026, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Prestasi
Kopi Gratis PC ISNU Sumenep Warnai Malam Puncak Hari Santri 2026
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
Pimpin Apel Hari Santri Nasional, Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Perkuat Dukungan bagi UMKM Madura
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Dorong Kebersamaan Membangun Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim 2026, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Kopi Gratis PC ISNU Sumenep Warnai Malam Puncak Hari Santri 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian

Berita Terbaru