Pelepasan Jemaah Haji Pamekasan Berlangsung Khidmat, 1.384 Jemaah Siap Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman SH. M.Si saat foto bersama dengan seluruh jamaah calon haji Kabupaten Pamekasan tahun 2026.

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman SH. M.Si saat foto bersama dengan seluruh jamaah calon haji Kabupaten Pamekasan tahun 2026.

Merdekapost.co.id – Pelepasan sekaligus pembekalan Jemaah Haji Kabupaten Pamekasan Berlangsung Khidmat di Masjid Agung As-Syuhada pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para calon jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan yang hadir memberikan sambutan serta motivasi kepada seluruh jemaah. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman SH. M.Si menyampaikan doa agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Kami mendoakan seluruh jemaah haji Kabupaten Pamekasan diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga niat, kebersamaan, serta kepatuhan terhadap arahan petugas selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kekompakan dan sikap saling membantu menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran ibadah di tengah jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia.

“Jaga kebersamaan, saling membantu, dan patuhi arahan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” tambahnya.

Selain itu, bupati memberikan penekanan khusus terkait prioritas dalam beribadah. Ia mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri melakukan amalan sunnah hingga mengabaikan keselamatan maupun kewajiban utama.

Menurutnya, salah satu hal yang kerap menjadi kendala adalah keinginan untuk melakukan amalan sunnah seperti mencium atau mengusap Hajar Aswad.

“Itu hukumnya sunnah, jangan sampai demi melakukannya justru menyakiti orang lain,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar jemaah tidak mendahulukan ibadah sunnah dibandingkan yang wajib. Setibanya di Mekkah atau Madinah, jemaah diminta mengatur energi dengan baik, memperbanyak istirahat, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat menjalankan ibadah inti.

“Kesabaran menjadi kunci utama. Di Tanah Suci semua sama, tidak ada perbedaan status. Itu adalah gambaran hari Mahsyar, sehingga kebersamaan dan keikhlasan harus dijaga,” ungkapnya.

Bupati juga berharap seluruh petugas haji dapat menjalankan tugas secara maksimal. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pelayanan harus dijaga dengan baik mengingat keberangkatan mereka difasilitasi oleh negara.

Tahun ini, Kabupaten Pamekasan memberangkatkan sebanyak 1.384 jemaah haji yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 73, 74, 75, dan 76. Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat pada Ahad, 10 Mei 2026.

Berbagai persiapan telah dilakukan secara matang, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pelatihan manasik haji. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh jemaah siap secara fisik maupun mental.

Selain prosesi pelepasan, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan teknis dan spiritual. Para jemaah mendapatkan pemahaman mengenai tata cara ibadah, kondisi di Tanah Suci, serta berbagai hal penting yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah haji.

Suasana haru turut menyelimuti kegiatan tersebut, terutama saat doa bersama dipanjatkan. Keluarga yang hadir tampak memberikan dukungan dan doa terbaik bagi para jemaah yang akan berangkat, berharap mereka kembali dengan selamat dan memperoleh haji yang mabrur. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : M. Niqris Z

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sumenep Jadi Tuan Rumah Kejurprov Voli Pasir U-17 2026, Bupati Achmad Fauzi Harapkan Lahir Atlet Berprestasi
Lepas Pawai Muharam 1448 H, Bupati Achmad Fauzi Ajak Generasi Muda Perkuat Syiar Islam
Bupati Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Muatan Lokal di Semua Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2026/2027
Bupati Achmad Fauzi Ajak Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Fondasi Pembangunan Sumenep
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tegaskan Pelayanan Setara untuk Seluruh Pasien
RSUDMA Sumenep Kantongi Program KJSU Nasional 2026, Layanan Penyakit Kritis Siap Diperkuat
DKPP Sumenep Ingatkan Petani Jaga Kualitas Tembakau Sejak Awal Tanam
Musim Tanam Tembakau 2026 di Sumenep Diprediksi Meningkat, Cuaca Jadi Faktor Pendukung

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:26 WIB

Sumenep Jadi Tuan Rumah Kejurprov Voli Pasir U-17 2026, Bupati Achmad Fauzi Harapkan Lahir Atlet Berprestasi

Senin, 29 Juni 2026 - 23:34 WIB

Lepas Pawai Muharam 1448 H, Bupati Achmad Fauzi Ajak Generasi Muda Perkuat Syiar Islam

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WIB

Bupati Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Muatan Lokal di Semua Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 29 Juni 2026 - 14:11 WIB

Bupati Achmad Fauzi Ajak Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Fondasi Pembangunan Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:24 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tegaskan Pelayanan Setara untuk Seluruh Pasien

Berita Terbaru