Merdekapost.co.id – Keberangkatan ribuan jemaah calon haji Kabupaten Sumenep tahun 2026 berlangsung penuh haru dan doa. Tangis keluarga pecah saat para tamu Allah SWT mulai menaiki armada bus menuju Embarkasi Surabaya di GOR A. Yani Pangligur, Senin (11/05/2026).
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengingatkan seluruh jemaah agar meluruskan niat dan menjaga kekhusyukan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual. Karena itu, luruskan niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT serta menjaga kekhusyukan dalam setiap rangkaian ibadah,” ujar Wabup saat melepas keberangkatan jemaah haji Kabupaten Sumenep 2026.
Ia menegaskan, para jemaah tidak hanya perlu mempersiapkan kondisi fisik, tetapi juga mental dan spiritual agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan penuh keikhlasan.
Menurutnya, momentum ibadah haji harus dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir selama berada di Tanah Suci. Niat yang tulus menjadi pondasi utama agar seluruh ibadah yang dilakukan benar-benar demi meraih ridha Allah SWT.
Selain itu, KH. Imam Hasyim juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kekompakan dan saling membantu selama menjalankan ibadah. Kebersamaan dinilai menjadi hal penting mengingat jutaan umat muslim dari berbagai negara akan berkumpul di Tanah Suci.
“Kami berharap seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan sikap disiplin, tertib, dan santun selama berada di Tanah Suci,” tambahnya.
Prosesi pelepasan berlangsung emosional. Doa dan ucapan selamat terus mengiringi langkah para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Pemerintah daerah pun berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan 39 armada bus untuk mengantar para calon jemaah haji menuju Embarkasi Surabaya.
Tercatat sebanyak 1.356 jemaah haji asal Kabupaten Sumenep diberangkatkan tahun ini. Jemaah termuda adalah Aprillia Ummul Maufroh asal Kecamatan Batang-Batang yang lahir pada 22 April 2010, sedangkan jemaah tertua bernama Supakmi asal Kecamatan Bluto yang lahir pada 15 Februari 1930.
“Untuk jadwal keberangkatan dibagi dalam beberapa kloter, yakni Kloter 77 pukul 03.00 WIB, Kloter 78 pukul 10.00 WIB, Kloter 79 pukul 13.30 WIB, dan Kloter 81 pukul 16.00 WIB,” terangnya. (*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






