Merdekapost.co.id – Polemik foto yang diduga memperlihatkan anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB, Ahmadi Yazid, bersama seorang perempuan terus menjadi perhatian. Menyikapi hal tersebut, Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Kamalil Ersyad, memastikan pihaknya akan memanggil anggota legislatif tersebut untuk meminta penjelasan secara langsung.
Kiai Ersyad, sapaan akrab KH. Kamalil Ersyad, mengatakan partai perlu mendapatkan klarifikasi agar persoalan yang berkembang di ruang publik tidak menimbulkan tafsir yang beragam.
Ia juga menanggapi isu yang menyebut adanya pernikahan siri. Menurutnya, jika benar pernikahan tersebut dilakukan sesuai ketentuan syariat dan memenuhi rukun serta syarat yang berlaku, maka secara agama dapat dinyatakan sah.
“Sebetulnya kalau secara legalitas agama, kalau benar-benar kawin siri, itu sah. Cuma konsekuensi sebagai warga negara yang mengikuti aturan formal, itu tidak benar. Karena itu akan melahirkan tafsir-tafsir tidak baik nantinya,” kata Kiai Ersyad saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).
Meski demikian, ia menilai persoalan mengenai kehidupan pribadi anggota DPRD pada dasarnya merupakan ranah privasi. Namun, ketika isu tersebut berkembang luas dan menjadi perhatian publik, partai tetap memiliki tanggung jawab untuk melakukan klarifikasi.
“Tapi sekali lagi, apa yang dilakukan oleh anggota DPRD dari fraksi kami itu sebetulnya adalah privasi,” ujarnya.
Kiai Ersyad menegaskan DPC PKB Sumenep tidak akan membiarkan persoalan tersebut berkembang tanpa penjelasan. Sebagai bagian dari struktur partai, pihaknya akan memanggil Ahmadi Yazid untuk mengetahui duduk persoalan sebenarnya.
“Kita kan struktural. Yang pasti DPC akan memanggil yang bersangkutan. Dan yang bersangkutan jika memang terbukti seperti itu harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, hasil klarifikasi nantinya akan menjadi dasar bagi partai untuk menentukan langkah berikutnya. Jika yang bersangkutan dinilai tidak menunjukkan sikap bertanggung jawab, DPC PKB Sumenep akan meneruskan persoalan tersebut ke tingkat DPW hingga DPP PKB.
“Jadi jika misal yang bersangkutan tidak bertanggung jawab, nanti kita menyampaikan bahwa yang bersangkutan tidak bertanggung jawab. Ya kita kirim surat ke DPW dan DPP. Dari itu baru kita tunggu sikap DPW dan DPP,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah foto yang diduga memperlihatkan Ahmadi Yazid bersama seorang perempuan menjadi perbincangan setelah beredar di media sosial TikTok. Foto tersebut pertama kali diunggah akun @auliasyifa981 pada Selasa (11/8/2026).
Dalam salah satu foto, Ahmadi Yazid terlihat duduk berdampingan dengan seorang perempuan yang mengenakan busana serba putih. Sementara pada foto lainnya, keduanya tampak mengenakan pakaian yang diduga menyerupai busana dalam prosesi akad nikah.
Unggahan tersebut kemudian memancing beragam respons warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan konteks foto maupun informasi yang menyertainya.
Hingga kini, Ahmadi Yazid belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai konteks foto yang beredar. Saat dikonfirmasi, ia meminta agar persoalan tersebut dibahas secara langsung melalui pertemuan tatap muka.
“Kalau mau konfirmasi sebaiknya ketemu, saya tidak mau lewat WA,” ujarnya.(*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






