Merdekapost.co.id – Konsistensi Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam mendukung upaya pencegahan dan penurunan stunting selama lima tahun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Apresiasi tersebut diberikan atas komitmen KEI melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dijalankan secara berkelanjutan di wilayah operasi produksinya.
Selama lima tahun, program tersebut diarahkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak, meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi, sekaligus mendorong pencegahan stunting sejak usia dini.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai kontribusi KEI memiliki arti penting dalam mendukung pemerintah daerah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Penghargaan ini memiliki sejarah panjang, karena setiap tahunnya kami mengetahui peran KEI di wilayah operasi. Jadi kami mengapresiasi komitmen ini untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru serta ikut berperan dalam upaya pencegahan stunting di wilayah operasi,” ujar Achmad Fauzi di Surabaya, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, keberadaan program PPM menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Karena itu, Achmad Fauzi berharap komitmen KEI dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dari tahun ke tahun.
“Semoga komitmen KEI ini tetap dijalankan tiap tahunnya, karena apa pun keadaannya Pemkab dengan KEI selalu berkolaborasi,” tuturnya.
Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan. Ia menilai konsistensi KEI dalam menjalankan PPM, termasuk program penanganan stunting dan dukungan terhadap guru Non-ASN, perlu terus dipertahankan.
“Semoga program PPM KEI ini tetap berdiri tegak untuk memberikan dampak terhadap para guru Non-ASN dan juga penanganan stunting. Dengan penghargaan ini, mari kita pertahankan dan dilakukan inovasi terbaik yang lebih bermanfaat,” kata Anggono.
Sementara itu, Vice President KEI Iman Santoso menyambut penghargaan tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, apresiasi dari Pemkab Sumenep menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
KEI, kata Iman, berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, camat, kepala desa hingga masyarakat di wilayah operasi produksi.
“Kami sangat bersyukur, semoga penghargaan ini membuat program kami semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Iman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini ikut mendukung pelaksanaan berbagai program SKK Migas dan KEI di wilayah operasi.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.(*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






