Merdekapost.co.id – Komitmen memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dasar kembali ditunjukkan BPRS Bhakti Sumekar melalui dukungan nyata terhadap pengembangan perpustakaan ramah anak di Kabupaten Sumenep.
Bank pembiayaan rakyat syariah milik daerah tersebut menyalurkan bantuan buku dan sarana perpustakaan senilai Rp5 juta dalam momentum peluncuran Perpustakaan Ramah Anak Nasional Taman Maca Asre Pajadu di SDN Pajagalan II Sumenep, Selasa (05/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Dinas Perpustakaan Daerah, komite sekolah, paguyuban kelas, hingga wali murid.
Peluncuran perpustakaan berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif para siswa. Kehadiran Duta Baca sekolah menjadi simbol tumbuhnya budaya membaca di lingkungan pendidikan dasar tersebut.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak usia dini, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
“kami terus mendorong sekolah agar mengajak anak gemar membaca. Membaca buku berbeda dengan membaca di HP, karena setiap halaman lebih mudah diingat,” ujar Hairil Fajar dalam sambutannya.
Ia juga membagikan pengalaman masa kecilnya yang dekat dengan cerita dongeng sebagai fondasi membangun daya imajinasi dan kecintaan terhadap buku.
“Dulu, semasa saya SD, membaca dongeng itu sangat menyenangkan. Cerita seperti kancil, kuda, hingga singa masih saya ingat sampai sekarang,” katanya.
Menurutnya, interaksi anak dengan buku fisik memberikan pengalaman kognitif yang lebih kuat dibandingkan membaca melalui perangkat digital.
“Halaman kiri dan kanan berbeda, itu yang membuat anak lebih mudah mengingat isi bacaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SDN Pajagalan II Sumenep, Hudi Susila, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam pengembangan perpustakaan ramah anak tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang telah mempercayakan amanah Perpustakaan Ramah Anak ini kepada keluarga besar SDN Pajagalan II,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Taman Maca Asre Pajadu merupakan hasil kolaborasi antara sekolah, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun budaya literasi anak.
Selain bantuan dari BPRS Bhakti Sumekar, dukungan buku juga datang dari para guru, komite sekolah, wali murid, serta paguyuban kelas.
Rangkaian acara peluncuran turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni siswa, mulai dari lagu “Rukun Sama Teman”, dongeng anak, hingga hadrah. Mars Pajadu yang dibawakan siswa menjadi simbol semangat literasi yang terus tumbuh di lingkungan sekolah.
Sebagai penanda resmi peluncuran, dilakukan pemotongan pita dan tumpeng oleh Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar bersama kepala sekolah dan tamu undangan.
Tepuk tangan meriah para siswa menandai hadirnya ruang literasi baru yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran sekaligus pengembangan kreativitas anak.
Di akhir kegiatan, para tamu undangan berkesempatan meninjau langsung perpustakaan dan aktivitas membaca siswa. Guru SDN Pajagalan II, Ali Harsojo, turut memaparkan pemanfaatan teknologi digital sebagai pelengkap pembelajaran literasi di era modern.(*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






