Wabup Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Jaran Serek

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdekapost.co.id – Dentuman musik tradisional dan gerakan energik kuda jingkrak memeriahkan Festival Jaran Serek 2026 yang digelar di GOR A. Yani Pangligur Sumenep, Minggu (10/05/2026). Ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan pertunjukan seni tradisional khas Madura tersebut yang tampil lebih atraktif dan penuh kreativitas.

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga eksistensi budaya lokal, salah satunya melalui pengembangan pertunjukan Jaran Serek agar semakin diminati masyarakat, khususnya generasi muda.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, pelaku seni Jaran Serek perlu menghadirkan inovasi dalam setiap penampilannya tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khas budaya tersebut.

“Jaran Serek merupakan bagian dari warisan budaya yang harus terus dijaga keberadaannya. Namun, penyajian pertunjukannya juga perlu mengikuti perkembangan zaman agar semakin menarik bagi masyarakat,” ujar KH Imam Hasyim di sela kegiatan festival.

Menurutnya, inovasi dapat dilakukan melalui pengemasan musik tradisional, desain kostum, hingga koreografi yang lebih dinamis sehingga pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya.

“Kami ingin generasi muda tetap mencintai dan melestarikan Jaran Serek di tengah derasnya perkembangan hiburan modern saat ini,” katanya.

Ia menilai, jika terus dikembangkan secara kreatif, Jaran Serek memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sumenep, sejajar dengan tradisi khas Madura lainnya seperti kerapan sapi dan sape sonok.

“Budaya daerah memiliki kekuatan besar sebagai identitas sekaligus potensi pariwisata. Karena itu, pemerintah akan terus mendukung para pelaku seni agar tetap berkarya dan berinovasi,” tambahnya.

Festival tersebut berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari. Warga yang memadati sepanjang lokasi acara tampak terpukau saat para penampil memperagakan atraksi kuda jingkrak dengan gerakan lincah dan energik.

Sorak tepuk tangan penonton semakin riuh ketika para pemain menampilkan koreografi yang dipadukan dengan irama musik tradisional Madura yang khas.

KH Imam Hasyim juga mengapresiasi masyarakat dan para pelaku budaya yang selama ini tetap konsisten menjaga keberadaan Jaran Serek di tengah arus modernisasi.

“Kami berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah agar tetap hidup hingga generasi berikutnya,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Zainury

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Dorong Kebersamaan Membangun Daerah
Haul Raja-Raja Madura, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur
Lepas Kontingen POPDA Jatim 2026, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Prestasi
Kopi Gratis PC ISNU Sumenep Warnai Malam Puncak Hari Santri 2026
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
Pimpin Apel Hari Santri Nasional, Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Perkuat Dukungan bagi UMKM Madura
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pimpin Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Dorong Kebersamaan Membangun Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim 2026, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Kopi Gratis PC ISNU Sumenep Warnai Malam Puncak Hari Santri 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian

Berita Terbaru