Merekapost.co.id – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Reses III Tahun 2026 tidak akan berhenti sebagai laporan administratif. Seluruh masukan tersebut dipastikan menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan serta penganggaran daerah agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Zainal, reses merupakan instrumen penting bagi anggota legislatif untuk menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya. Melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui secara nyata sehingga menjadi dasar dalam merumuskan program pembangunan.
“Kami tidak ingin hasil reses hanya sekadar menjadi laporan, tetapi harus juga diterjemahkan menjadi program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Zainal di Sumenep.
Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, seluruh hasil serap aspirasi yang telah disampaikan oleh tujuh fraksi DPRD Sumenep akan dijadikan referensi dalam penyusunan program pembangunan dan kebijakan anggaran daerah.
Menurutnya, aspirasi masyarakat yang muncul selama pelaksanaan reses mencerminkan kebutuhan riil yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Jadi, hasil serap aspirasi yang sebelumnya telah dilaporkan oleh setiap fraksi itu harus menjadi dasar penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Berdasarkan laporan dari tujuh fraksi DPRD Sumenep, pembangunan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat. Selain itu, warga juga mengusulkan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan sosial.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep akan memberikan perhatian serius terhadap seluruh aspirasi yang dihimpun melalui Reses III DPRD Sumenep.
Menurutnya, setiap usulan masyarakat akan dibahas bersama DPRD agar dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.
“Hasil serap aspirasi itu akan menjadi perhatian serius bagi kami. Nanti akan kami bicarakan bersama legislatif. Kita harus selektif dalam menyikapi persoalan ini, sehingga seluruh usulan yang masuk dapat menjadi perhatian serius bagi kami,” tandasnya. (*)
Penulis : Zainury
Editor : Redaksi






