Musim Tanam Tembakau 2026 di Sumenep Diprediksi Meningkat, Cuaca Jadi Faktor Pendukung

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdekapost.co.id – Memasuki musim tanam tembakau tahun 2026, para petani di Kabupaten Sumenep mendapat angin segar. Kondisi cuaca yang dinilai cukup baik menjadi modal penting bagi petani untuk memperluas areal tanam sekaligus meningkatkan produktivitas komoditas unggulan tersebut.

Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep menunjukkan bahwa luas lahan tembakau pada tahun 2024 mencapai sekitar 18 ribu hektare. Namun, pada 2025 angka tersebut menurun menjadi sekitar 14 ribu hektare.

Pada musim tanam tahun ini, DKPP optimistis luas areal tembakau kembali mengalami peningkatan. Potensi tersebut didukung oleh ketersediaan lahan yang masih cukup luas, khususnya di kawasan pegunungan dan lahan tegalan yang selama ini menjadi sentra budidaya tembakau.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat ini menjadi salah satu faktor yang mendorong optimisme tersebut.

“Mudah-mudahan tahun ini areal tanam bisa meningkat karena potensi lahan cukup banyak. Tapi jika melihat kondisi cuaca, kami optimistis ada peningkatan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan para penyuluh pertanian di berbagai wilayah, aktivitas budidaya tembakau sudah mulai berjalan. Sebagian petani telah melakukan penyemaian benih, sementara sebagian lainnya bahkan sudah memasuki tahap penanaman di lahan.

Pria yang akrab disapa Inung itu juga berharap musim kemarau tahun ini berlangsung normal hingga masa panen tiba. Menurutnya, kestabilan cuaca sangat menentukan kualitas daun tembakau yang dihasilkan petani.

Ia berharap hasil panen tahun ini mampu memberikan kualitas terbaik sehingga berdampak pada peningkatan harga jual di pasaran. Dengan demikian, pendapatan petani tembakau di Sumenep juga dapat meningkat dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Harapan kami kualitas tembakau bagus, harganya juga bagus, dan cuaca tetap bersahabat sehingga tidak memengaruhi kualitas tembakau saat panen nanti. Dengan begitu, ekonomi petani juga bisa semakin baik,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box

Penulis : Zainury

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lima Tahun Konsisten Tekan Stunting, KEI Raih Apresiasi dari Bupati Sumenep
Bukan Abaikan Aturan, SPPG Rubaru 2 Ungkap Alasan Sajikan Nasi Goreng dalam Program MBG
Perkuat Konektivitas Kepulauan, Bupati Sumenep Koordinasi dengan Kemenhub
Akhmadi Yasid Klarifikasi Foto Viral: Dokumentasi 2014, Bukan Pernikahan Baru
BK DPRD Sumenep Tutup Mulut Terkait Foto Viral Ahmadi Yazid dengan Seorang Perempuan
Bupati Sumenep Kenakan Baju Adat Sulawesi Selatan, Tegaskan Pesan Persatuan dalam Keberagaman
Foto Viral Ahmadi Yazid Terus Mengemuka, Ketua PKB Sumenep Akan Panggil yang Bersangkutan
Direktur RSUD dan Kepala BPJS Kesehatan Sumenep Kompak Kenakan Busana Adat di Upacara Kemerdekaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Lima Tahun Konsisten Tekan Stunting, KEI Raih Apresiasi dari Bupati Sumenep

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Bukan Abaikan Aturan, SPPG Rubaru 2 Ungkap Alasan Sajikan Nasi Goreng dalam Program MBG

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Konektivitas Kepulauan, Bupati Sumenep Koordinasi dengan Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Akhmadi Yasid Klarifikasi Foto Viral: Dokumentasi 2014, Bukan Pernikahan Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:50 WIB

BK DPRD Sumenep Tutup Mulut Terkait Foto Viral Ahmadi Yazid dengan Seorang Perempuan

Berita Terbaru