Bupati Sumenep Komitmen Selaraskan Pembangunan Daerah dengan Arah Kebijakan Nasional

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdekapost.co.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep untuk mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026).

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta, disaksikan secara langsung melalui siaran yang diputar dalam rapat paripurna DPRD Sumenep.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah langkah transformatif yang telah dijalankan pemerintah selama 21 bulan atau 663 hari masa pemerintahan. Sebanyak 121 kebijakan disebut telah diputuskan dan dilaksanakan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa, termasuk masalah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Presiden menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan, kerja keras, tekad yang kuat, serta gotong royong seluruh elemen bangsa.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan agar pemerintah tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan demi memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat.

Salah satu capaian yang disoroti adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan hanya dalam waktu satu tahun. Pemerintah juga menyederhanakan aturan penyaluran pupuk dengan menghapus 145 aturan sekaligus menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen.

Kebijakan tersebut dinilai semakin membuka ruang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di sektor energi, pemerintah juga mulai mendorong terwujudnya swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dan mampu menghemat devisa hingga Rp170 triliun.

Presiden turut memaparkan berbagai program strategis lainnya, mulai dari pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, pengoperasian 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah sepanjang 2026, hingga perluasan program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Prabowo.

Menanggapi arah kebijakan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyelaraskan pembangunan di Kabupaten Sumenep dengan agenda pembangunan pemerintah pusat.

Menurut Fauzi, pidato kenegaraan Presiden memberikan gambaran yang jelas mengenai fokus pembangunan nasional, terutama terkait program yang diupayakan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.

“Yang pertama Presiden menyampaikan bahwa program-program pemerintah pusat sudah masuk ke pelosok-pelosok desa,” kata Fauzi.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam memastikan pembangunan tidak berhenti di wilayah perkotaan, tetapi mampu menjangkau masyarakat di berbagai pelosok daerah.

Karena itu, pemerintah daerah memiliki posisi penting untuk memastikan setiap program pembangunan di tingkat kabupaten tetap berjalan searah dengan kebijakan nasional.

Fauzi menyebut ketahanan pangan dan energi menjadi dua sektor yang mendapat perhatian serius pemerintah pusat dan memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan di daerah.

Menurutnya, penguatan kedua sektor tersebut tidak hanya penting untuk mendukung agenda nasional, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kemandirian daerah.

“Semua bisa melihat bahwa ada keseriusan dan kesungguhan dari pemerintah dalam rangka yang pertama berkaitan dengan ketahanan energi, terus ketahanan pangan,” ujarnya.

Untuk ketahanan pangan, Fauzi memastikan kondisi Kabupaten Sumenep hingga saat ini masih berada dalam kondisi baik. Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berhenti melakukan pembenahan dan peningkatan.

“Kita sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah pusat agar setiap daerah berkaitan dengan ketahanannya bisa melebih dari tahun-tahun sebelumnya. Dan kita tetap baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemkab Sumenep akan terus mendorong peningkatan ketahanan pangan dari tahun ke tahun. Upaya tersebut diperlukan agar ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat semakin terjamin sekaligus memperkuat kemandirian daerah.

Selain pangan dan energi, Fauzi menyoroti perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, penyiapan generasi masa depan menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan nasional.

“Dan bagaimana pemerintah konsen berkaitan dengan penyiapan generasi-generasi masa depan bagi bangsa dan negara,” tandasnya.

Pemkab Sumenep, kata Fauzi, akan terus mendukung arah kebijakan tersebut melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sehingga semangat kemerdekaan tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Zainury

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Lima Tahun Konsisten Tekan Stunting, KEI Raih Apresiasi dari Bupati Sumenep
Bukan Abaikan Aturan, SPPG Rubaru 2 Ungkap Alasan Sajikan Nasi Goreng dalam Program MBG
Perkuat Konektivitas Kepulauan, Bupati Sumenep Koordinasi dengan Kemenhub
Akhmadi Yasid Klarifikasi Foto Viral: Dokumentasi 2014, Bukan Pernikahan Baru
BK DPRD Sumenep Tutup Mulut Terkait Foto Viral Ahmadi Yazid dengan Seorang Perempuan
Bupati Sumenep Kenakan Baju Adat Sulawesi Selatan, Tegaskan Pesan Persatuan dalam Keberagaman
Foto Viral Ahmadi Yazid Terus Mengemuka, Ketua PKB Sumenep Akan Panggil yang Bersangkutan
Direktur RSUD dan Kepala BPJS Kesehatan Sumenep Kompak Kenakan Busana Adat di Upacara Kemerdekaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Lima Tahun Konsisten Tekan Stunting, KEI Raih Apresiasi dari Bupati Sumenep

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Bukan Abaikan Aturan, SPPG Rubaru 2 Ungkap Alasan Sajikan Nasi Goreng dalam Program MBG

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Konektivitas Kepulauan, Bupati Sumenep Koordinasi dengan Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Akhmadi Yasid Klarifikasi Foto Viral: Dokumentasi 2014, Bukan Pernikahan Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:50 WIB

BK DPRD Sumenep Tutup Mulut Terkait Foto Viral Ahmadi Yazid dengan Seorang Perempuan

Berita Terbaru